Simple Blog ~


Sabtu, 09 Februari 2013

Kesepian ~

Dari kejauhan tampak seorang gadis yang tengah mendapatkan sederet mimpi buruk. Ia tak tahu harus berbuat apa untuk bisa keluar dari mimpi buruknya.

Saat ia bercermin yang nampak hanya wajah kesepian dan kesengsaraan. Sedetik kemudian yang nampak bukanlah wajahnya. Namun, wajah seorang pria yang sangat ia rindukan. Pemilik wajah itu entah sekarang berada dimana dan bagaimana kabarnya. Ia sangat ingin mencari sang pemilik wajah di cermin tadi. Namun, ia tak tau harus mencari kemana.

Bulir-bulir air bening meluncur dari matanya. Namun, tak ada seorang pun di sana. Ia hanya bisa tersedu seorang diri.

Kekosongan hati yang ia rasakan bertambah pahit disertai rentetan mimpi-mimpi buruk itu. Belum lagi semua mimpi buruk itu telah menjadi nyata. Mimpi-mimpi yang tak pernah diinginkan untuk terjadi.

Siapa yang bisa mengeluarkan dia dari mimpi buruknya sendiri ? Ia pun tak tahu bagaimana caranya keluar dari mimpi buruknya sendiri. Tak ada tanda-tanda mimpi buruk itu akan berakhir. Semakin hari mimpi itu semakin tak berujung. Semua seolah menjelaskan bahwa ia akan kehilangan sosok pria yang nampak di cermin tadi.

Apa yang bisa ia lakukan sekarang ?

 Ia hanya bisa menunggu. Menunggu hal yang tak pasti. Yang tak tahu kapan kapan datangnya. Menunggu pria itu menjemputnya untuk keluar dari mimpi buruknya dan kembali ke mimpi indahnya. Namun, akankah itu terjadi ? Jika iya. Kapan ?

Akulah tokoh itu. Semua yang kelakukan sekarang hanya bisa membuatku semakin kehilanganmu. Mimpi buruk yang tak pernah diinginkan terjadi kini telah menjadi nyata.

Entah apa yang harus kulakukan sekarang. Aku hanya bisa menunggu. Menunggu kau datang. Atau waktulah yang akan mengikis sedikit demi sedikit mimpi burukku. Dan kau pun akan ikut lenyap bersama mimpi burukku itu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar