Disinilah aku. Duduk termenung ditemani butiran-butiran air yang jatuh dari langit.
Tapi, dimanakan pikiranku saat ini ? pikiranku tengah melayang ke masa depan. Masa dimana engkau telah menjadi milikku.
Namun, aku terlalu jauh menatap ke depan. Imajinasi yang berkelebat di pikiranku semuanya terurai. Semuanya kini menjadi.. menjadi tak terkendali. Harapanku, anganku, mimpiku kini telah hancur. Dirimu telah hilang ditelan cahaya. Cahaya yang tadinya berkilauan indah. Kini menjadi cahaya gelap yang membuatmu menghilang. Pergi dariku.
Apa dayaku. Aku hanya bisa menerima semua ini. Kaulah yang memutuskan semua ini. Walau sebenarnya tak akan bisa kuterima sampai kapanpun. Tanpa bisa mengutarakan semua pendapatku. Aku hanya bisa terdiam dan terpaku di tempatku berada.
Kaulah yang memutuskan kepada siapa kau akan berteduh di kala hujan. Kepada siapa kau akan menangis bersama di kala sedih. Kepada siapa kau akan tertawa bersama di kala senang. Dan kepada siapa hatimu berlabu. Semua kau yang memutuskan. Tak akan ada satupun orang yang bisa mencegahmu.
Dan. Inilah akhirnya. Kau memang tak kan pernah memilihku. Dan kau pun tak memilihnya. Kau tak memilih siapapun. Kau hanya ingin berjalan menapaki batu dan butiran butiran pasir di jalan yang sedang kau lalui sendirian. Kau tak ingin ada seseorang yang menemani perjalanan panjangmu. Karena menurutmu. Jika kau berjalan ditemani seseorang di sampingmu itu hanya akan memperlambat dirimu sampai ke tempat yang kau tuju. Dan kau tak ingin di perlambat siapapun.
Padahal menurutku. Jika kita jalan di temani seseorang di samping kita. Maka perjalanan panjangpun tak akan terasa lama. Namun, aku tak akan bisa mengubah apa yang telah kau pilih.
Yah, memang sangat susah diterima. Tapi itu semua harus diterima. Walau dengan berat hati dan terpaksa. Sebenarnya aku tau mungkin semua perasaanku tak akan pernah terbalas. Namun, Ini semua tak bisa terhentikan. Jujur. Aku sangat membencimu. Tapi .. I HATE YOU BUT I LOVE YOU
Aku tau kau sekarang sedang mencoba untuk menjauh. Tapi mengapa ? apa aku begitu mengganggumu ? Jika iya aku minta maaf. Aku pun sekarang sedang berusaha untuk melupakanmu. Tapi kau pun tau. Bahwa itu semua tak akan mudah. Dan memerlukan waktu yang .. sedikit lama. Aku akan terus mencoba melupakanmu. Walaupun aku tak yakin semua ini akan berhasil.
Tapi, dimanakan pikiranku saat ini ? pikiranku tengah melayang ke masa depan. Masa dimana engkau telah menjadi milikku.
Namun, aku terlalu jauh menatap ke depan. Imajinasi yang berkelebat di pikiranku semuanya terurai. Semuanya kini menjadi.. menjadi tak terkendali. Harapanku, anganku, mimpiku kini telah hancur. Dirimu telah hilang ditelan cahaya. Cahaya yang tadinya berkilauan indah. Kini menjadi cahaya gelap yang membuatmu menghilang. Pergi dariku.
Apa dayaku. Aku hanya bisa menerima semua ini. Kaulah yang memutuskan semua ini. Walau sebenarnya tak akan bisa kuterima sampai kapanpun. Tanpa bisa mengutarakan semua pendapatku. Aku hanya bisa terdiam dan terpaku di tempatku berada.
Kaulah yang memutuskan kepada siapa kau akan berteduh di kala hujan. Kepada siapa kau akan menangis bersama di kala sedih. Kepada siapa kau akan tertawa bersama di kala senang. Dan kepada siapa hatimu berlabu. Semua kau yang memutuskan. Tak akan ada satupun orang yang bisa mencegahmu.
Dan. Inilah akhirnya. Kau memang tak kan pernah memilihku. Dan kau pun tak memilihnya. Kau tak memilih siapapun. Kau hanya ingin berjalan menapaki batu dan butiran butiran pasir di jalan yang sedang kau lalui sendirian. Kau tak ingin ada seseorang yang menemani perjalanan panjangmu. Karena menurutmu. Jika kau berjalan ditemani seseorang di sampingmu itu hanya akan memperlambat dirimu sampai ke tempat yang kau tuju. Dan kau tak ingin di perlambat siapapun.
Padahal menurutku. Jika kita jalan di temani seseorang di samping kita. Maka perjalanan panjangpun tak akan terasa lama. Namun, aku tak akan bisa mengubah apa yang telah kau pilih.
Yah, memang sangat susah diterima. Tapi itu semua harus diterima. Walau dengan berat hati dan terpaksa. Sebenarnya aku tau mungkin semua perasaanku tak akan pernah terbalas. Namun, Ini semua tak bisa terhentikan. Jujur. Aku sangat membencimu. Tapi .. I HATE YOU BUT I LOVE YOU
Aku tau kau sekarang sedang mencoba untuk menjauh. Tapi mengapa ? apa aku begitu mengganggumu ? Jika iya aku minta maaf. Aku pun sekarang sedang berusaha untuk melupakanmu. Tapi kau pun tau. Bahwa itu semua tak akan mudah. Dan memerlukan waktu yang .. sedikit lama. Aku akan terus mencoba melupakanmu. Walaupun aku tak yakin semua ini akan berhasil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar